Spesialis Copet SSA di Tangkap Polresta Bogor Kota

Kota Bogor – Polresta Bogor Kota menangkap komplotan pencopet yang menggasak handphone milik wanita berinisial MR saat olahraga di jalur Sistem Satu Arah (SSA) Jl Jalak Harupat, Kota Bogor. Pelaku berjumlah tiga orang yakni Anto, Romi dan Iwan.
Kasat Rekrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi mengatakan, ketiga pelaku ditangkap tidak lama setelah MR membuat laporan. Pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing di Kota Bogor.

“Jadi kronologis kejadian di tanggal 16 Agustus kami dapat laporan ada seorang korban inisial M (MR,red) membuat laporan mengaku kecopetan di SSA. Kemudian pada malam harinya Polresta Bogor Kota mendapatkan A di kediamannya,” kata Aji ketika menggelar jumpa pers, Jumat (22/8/2025).

Dari A kita kembangkan ke tersangka lainnya dan berhasil kita tangkap yang lainnya yaitu R dan I,” imbuhnya.
Aji menambahkan, ketiga pelaku merupakan spesialis pencopet di jalur SSA dan Lapangan Sempur. Dalam aksinya mereka mencari sasaran warga yang sedang berolahraga.

Polresta Bogor Kota menangkap komplotan pencopet wanita di jalur SSA Kota Bogor.
“Jadi A, R dan I ini khusus beroperasi di wilayah SSA dan Sempur. Jadi dapat dilihat disini ada dua kelompok pencopet yang dapat kita kita lumpuhkan. Yaitu saudara A, R, I itu khusus di (wilayah operasi) SSA dan Sempur,” kata Aji.

Diberitakan sebelumnya, Wanita berinisial MR menjadi korban copet saat berolahraga di trotoar atau jalur pedestrian sistem satu arah (SSA) Jl Jalak Harupat, Kota Bogor. Polisi mencari pelaku.

“Benar (sudah laporan). Ada LP-nya tentang pencurian HP. Masih dalam penyelidikan,” kata Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus ketika dimintai konfirmasi, Selasa (19/8).

Korban berinisial MR menceritakan peristiwa terjadi ketika ia sedang berolahraga lari pagi di jalur pedestrian SSA jelang Jembatan Sempur pada Sabtu (16/8/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. MR sadar jadi korban pencopetan setelah suara musik dari earphone yang tersambung ke handphone tiba-tiba mati dan tasnya terbuka.

“Awalnya saya tegur ibu-ibu karena tasnya terbuka. Setelah saya tegur, ‘Bu maaf, tasnya terbuka’, saya jalan mendahului ibu tersebut. Setelah itu, earphone saya nggak nyala. Saya sadar HP saya nggak ada. Saya cek tas, tas saya sudah terbuka. HP sudah nggak ada,” kata MR.

  • Related Posts

    POLRESTA BOGOR KOTA BERHASIL UNGKAP KASUS PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH WNA

    Kota Bogor- Peristiwa dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 477 KUHPidana yang terjadi pada hari Minggu, tanggal 22 Maret 2026 sekitar jam 20.45 WIB di Jl.…

    Kapolda Jabar Pimpin Halal Bihalal Bersama FKPPI dan KBPP Polri, Perkuat Semangat Sauyunan Jaga Lembur

    Kota Bogor- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan Halal Bihalal bersama keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *